UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK SERAI DAPUR (Cymbopogon citratus) TERHADAP KEMATIAN JENTIK NYAMUK Aedes aegypti
Abstract
Penyakit Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Pengendalian nyamuk Aedes aegypti biasanya menggunakan beberapa metode yaitu pengendalian lingkungan, pengendalian biologi, pengendalian mekanik, pengendalian fisik dan pengendalian kimia. Adapun upaya pengendalian jentik nyamuk Aedes aegypti yang digunakan pada penelitian ini yaitu pengendalian kimia dengan menggunakan insektisida nabati yang lebih ramah lingkungan berupa tanaman serai dapur (Cymbopogon citratus) yang mengandung senyawa aktif seperti Flavonoid, Saponin, dan Tanin yang bersifat racun terhadap kematian jentik Aedes aegypti. Metode penelitian yang digunakan, yaitu eksperimental (quasi eksperimen) dengan desain Nonequivalent Posttest Only With Control Group Design. Pada desain tersebut dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang diuji dengan ekstrak serai dapur (Cymbopogon citratus) dan kelompok kontrol tanpa perlakuan, serta dilakukan lama kontak selama 24 jam. Hasil penelitian mengunakan uji Kruskal Wallis yang diketahui bahwa nilai p = 0,668 sehingga dapat dikatakan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antar konsentrasi ekstrak yang digunakan terhadap jumlah kematian jentik. Konsentrasi yang paling efektif terdapat pada konsentrasi 0,2% dengan persentase kematian 95%. Kesimpulannya adalah ekstrak serai dapur (Cymbopogon citratus) efektif sebagai kematian jentik Aedes aegypti.
Copyright (c) 2026 Rosmaya Eka Wati, Moh. Adib, Paulina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.









