EFEKTIFITAS ATRAKTAN TELUR AYAM YANG MENGALAMI PEMBUSUKAN ALAMI, METIL EUGENOL DAN KOMBINASI KEDUANYA DALAM FLY TRAP DI TPS PASAR FLAMBOYAN KOTA PONTIANAK
Abstract
Pasar tradisional merupakan lingkungan dengan akumulasi sampah organik yang tinggi, sehingga menjadi tempat perkembangbiakan lalat yang berperan dalam penularan penyakit seperti kolera, tifoid, disentri, kecacingan, dan diare. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas telur ayam yang mengalami pembusukan alami, metil eugenol dan kombinasi keduanya sebagai atraktan dalam perangkap lalat (fly trap) di TPS Pasar Flamboyan, Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi-eksperimental dengan tiga perlakuan dan satu kontrol, masing-masing sembilan pengulangan. Atraktan dimasukkan ke dalam perangkap botol berwarna kuning, kemudian dilakukan pengamatan dari pukul 06.00-18.00 WIB. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata lalat tertangkap pada atraktan telur ayam 50 ml sebanyak 10 ekor, metil eugenol 1 ml sebanyak 3 ekor, dan kombinasi sebanyak 9 ekor. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, terdapat perbedaan signifikan antarperlakuan (p = 0,000), dengan atraktan telur ayam yang mengalami pembusukan alami sebagai metode paling efektif.
Copyright (c) 2026 afifathur, Susilawati, Yulia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.









