EFEKTIVITAS KOMBINASI TANAMAN KIAMBANG (Salvinia molesta) DAN KAYU APU (Pistia stratiotes) DALAM MENURUNKAN KADAR BOD (Biochemical Oxygen Demand) PADA LIMBAH TAHU

  • Ikhwa Sandika Nabila Poltekkes Kemenkes Pontianak
  • Paulina Paulina Poltekkes Kemenkes Pontianak
  • Taufik Anwar Poltekkes Kemenkes Pontianak
Keywords: BOD, Limbah Tahu, Kiambang, Kayu Apu

Abstract

Pembuangan limbah cair industri tahu tanpa pengolahan yang memadai dapat menyebabkan pencemaran lingkungan yang serius akibat tingginya kandungan organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem fitoremediasi menggunakan kombinasi tanaman kayu apu (Pistia stratiotes) dan kiambang (Salvinia molesta) dalam menurunkan kadar biochemical oxygen demand (BOD) pada limbah tahu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain One Group Pretest-Posttest. Variasi biomassa tanaman yang digunakan adalah 100 g, 200 g, 300 g, 400 g, dan 500 g dengan perbandingan 50:50. Fitoremediasi dilakukan selama lima hari dengan pemantauan kadar BOD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar BOD awal sebesar 1.763 mg/L mengalami penurunan berturut-turut menjadi 665 mg/L, 518 mg/L, 360 mg/L, 235 mg/L, dan 122 mg/L. Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa terdapat perbedaan pada tiap variasi berat kombinasi tanaman kiambang (Salvinia molesta) dan kayu apu (Pistia stratiotes) terhadap penurunan kadar BOD pada limbah tahu dengan waktu kontak selama 5 hari. Dapat dijadikan sebagai media alternatif dalam menurunkan kadar BOD pada limbah tahu yang mudah ditemukan dan sederhana dalam penerapannya.

Author Biographies

Ikhwa Sandika Nabila, Poltekkes Kemenkes Pontianak

Jurusan Kesehatan Lingkungan

Paulina Paulina, Poltekkes Kemenkes Pontianak

Jurusan Kesehatan Lingkungan

Taufik Anwar, Poltekkes Kemenkes Pontianak

Jurusan Kesehatan Lingkungan

Published
2025-03-29