HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN SARANA SANITASI RUMAH DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDAS KECAMATAN SENGAH TEMILA

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30602/jehast.v5i02.513

Keywords:

Stunting, Pengetahuan Ibu, Sarana Sanitasi Rumah

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan yang menunjukan adanya kekurangan gizi dan terjadi infeksi berulang pada periode paling penting yaitu 1.000 hari pertama kehidupan yang menjadi permasalahan didunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan sarana sanitasi rumah terhadap kejadian stunting pada balita di Wilayah kerja Puskesmas Sidas, Kecamatan Sengah Temila. Jenis penelitian ini menggunakan desain case control. Jumlah sampel terdiri dari 50 Ibu yang memiliki balita stunting dan tidak stunting. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan antara pengetahuan Ibu dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai p-value = 0,004 (p<0,05), Ibu berpengetahuan tidak baik memiliki risiko 3,167 kali balitanya mengalami stunting dibandingkan dengan Ibu berpengetahuan baik. Adanya hubungan antara sarana sanitasi rumah dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai p-value = 0,030 (p < 0,05) Sarana sanitasi rumah yang tidak memenuhi persyaratan memiliki risiko 2,425 kali balitanya mengalami stunting dibandingkan dengan sarana sanitasi rumah yang memenuhi syarat. Diharapkan Pihak Puskesmas maupun pemerintah setempat terus menjalankan progam penyuluhan stunting dan pemberdayaan masyarakat terkait sanitasi yang baik.

Author Biographies

  • Ayu Fortuna Ningsih, Poltekkes Kemenkes Pontianak

    Jurusan Kesehatan Lingkungan 

  • Salbiah, K, Poltekkes Kemenkes Pontianak

    Jurusan Kesehatan Lingkungan

  • Yulia, Poltekkes Kemenkes Pontianak

    Jurusan Kesehatan Lingkungan

Downloads

Published

2026-08-31