Desain Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Puskesmas Balai Berkuak dengan Sistem Biofilter Anaerob-Aerob untuk Pengolahan Air Limbah
DOI:
https://doi.org/10.30602/jehast.v5i02.505Keywords:
Instalasi Pengolahan Air Limbah, Biofilter, Anaerob, Aerob, Air Limbah PuskesmasAbstract
Air limbah Puskesmas mengandung senyawa dan mikroorganisme pathogen yang berpotensi mencemari lingkungan. Tahun 2023 akan dibangun gedung baru Puskesmas Balai Berkuak, sedangkan bentuk desain IPAL tidak termasuk dalam perencanaan. Penelitian bertujuan merencanakan desain IPAL yang memenuhi standar pengolahan air limbah di Puskesmas Balai Berkuak dengan sistem biofilter anaerob-aerob. Desain IPAL ini menggunakan kombinasi media Sarang Tawon dan Media Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode observasional dimana peneliti merencanakan desain unit IPAL sesuai standar. Hasil penelitian menunjukkan volume unit operasi dan proses IPAL yaitu bak equalisasi (0,5m x 1m x 1,25m), penampungan awal (0,5m x 1m x 1,25m), bak anaerob media sarang tawon (0,75m x 1m x 1,25m), bak aerob media MBBR (0,75m x 1m x 1,25m), bak aerob media sarang tawon (0,75m x 1m x 1,25m), bak penampungan akhir (0,5m x 1m x 1,25m), dan bak indikator (0,5m x 1m x 1,25m). Anggaran untuk membangun IPAL sebesar Rp. 102.315.000,00. Saran untuk pemerintah daerah kabupaten Ketapang, dapat menggunakan penelitian ini sebagai acuan pembangunan IPAL Puskesmas Balai Berkuak.
